Those who believe (in the Oneness of Allah, and whose hearts find rest in the remembrance of Allah, Verily, in the remembrance of Allah do hearts find rest.
Surah Ar-Ra’d [The Thunder], Verse 28
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat seksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Al-Baqarah: 286)
Berkata Anas r.a. bahawasanya Nabi SAW bersabda: “Allah telah berfirman: Jika Aku menimpakan suatu musibah ke atas salah seorang hamba-Ku pada badannya, atau hartanya, atau anaknya, lalu dia menerima mushibah itu dengan penuh kesabaran, nescaya di hari kiamat Aku malu akan menegakkan baginya neraca timbangan atau membuka buku catatan amalnya.” (Riwayat Qudha’I, Dailami, Hakim dan Tirmidzi)
“Wahai Allah, jadikanlah kami orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan jadikanlah di antara anak-anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau. Sesungguhnya Engkaulah Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya kepadaMu sahaja kami meminta dan bergantung harap. Perkenankanlah harapan kami Ya Allah.”
“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
Kerana diammu menjaga kesucian dan ketenangan hatinya, menghindar dirinya daripada perkara-perkara yang merosakkan izzah dan iffahnya. Kerana diammu tanda tunduknya hatimu pada Sang Kekasih Agung ikhlas dalam redha. Ya Allah,pegang hati aku..